DAMN PROUD OF MY OUTWARD BOUND STORY
 


 

Kurniadi Lelana, BCA

Satu kali saya pernah mengikuti pelatihan OBI, ada pengalaman yang menarik dan sekaligus memberikan pelajaran bagi saya :

Pertama kali saya mendayung memakai kano adalah saat di OBI dimana 1 kano untuk 2 orang, meskipun sebelumnya kami melakukan sedikit latihan mendayung disekitar waduk yang akan menjadi tempat OBI, namun kami cukup nervous saat harus mendayung di waduk yang luas apalagi saat tiupan angin yang mengakibatkan ombak yang mengombang-ambingkan kano kami.
Saat itu saya berpartner dengan seorang teman yang kelihatanya cukup familiar dengan kano maka sayapun tidak was-was, namun ketika ombak semakin sering mengombang-ambingkan kano kami, kelihatan raut wajah partner saya berubah dan mengatakan bahwa ia takut juga dan tidak biasa mendayung, sepontan pikiran saya kemana-mana.

Sampailah kami ditempat tujuan yang telah ditentukan, kanopun kami sandarkan, karena sudah ingin sampai kedaratan maka saya melangkah keluar dari kano, tanpa saya sadari bahwa sepatu sandal yang saya pakai putus dan kaki saya terkena duri, sambil berjalan tertatih-tatih maka sayapun mencari sesuatu yang dapat mengikat sepatu sandal.
Saat itu hati ini sempat mengomel namun saya bersyukur karena salah satu teman di team kami membawa sandal jepit cadangan, sehingga selama diluar basecamp saya pinjam sandal jepitnya.

Pelajaran berharga:
Jika kita percaya pada team/ teman kita bahwa mereka dapat mencapai tujuan maka kitapun akan mencapai tujuan pula.
Masing-masing kita punyai ketakutan, namun jika kita lakukan hal bersama-sama dan saling percaya maka ketakutan kita tidak akan berarti lagi.


Saat kami semua harus melakukan aktivitas memanjat pohon dan harus merayap melewati beberapa tali yang diikatkan pada beberapa pohon, karena saya takut ketinggian maka saya mengambil posisi hampir akhir sampai teman-teman diteam kami selesai melakukan aktivitas.
Ada teman yang sedang melakukan aktivitas dan kelihatan sangat takut maka saya yang belum mendapat giliran dapat dengan mudah menyemangati agar dapat melewati rintangan tersebut, namun saat giliran saya tiba untuk menaiki tangga dan harus melakukan aktivitas, kaki saya gemetaran dan sempat jatuh pada aktivitas merayap pada satu tali.

Pelajaran berharga:
Ketika kita bukan sebagai pemain, melihat orang bermain akan mudah untuk memberi semangat dan mengomentari, namun saat kita menjadi pemain kita baru menyadari bahwa pemain perlu keberanian tersendiri.
Sebuah team yang saling memberi semangat maka keberhasilan tinggal selangkah.


 

 

 

Outward Bound® Indonesia A Member of Outward Bound International